5/19/2011

SHINee top Daily Chaku-Uta Charts with debut "Replay" and "Hello"

bahkan sebelum secara resmi keluar tanggal 22 Juni, ringtone yang dapat di download (Chaku-uta) SHINee-Hello versi japan mencapai nomor satu di Recochoku chart tanggal 14 Mei!

di bulan April, Replay ~Kimi Wa Boku No Everything~ (Replay ~You Are My Everyhting~) yang menjadi nomor satu.

mengingat SHINee baru mau memasuki dunia Jpop, ini awal yang lumayan bagus. tapi kita tetap harus tunggu sampai 22 Juni ^^


Credit/source: barks.jp amazon.co.jp recochoku.jp
translated by aimerodi
(via dkpopnews)

the cost of collecting SNSD merchandise

(I didn't translate all here because some of them sounds better in english kekeke. and I didn't translate a few part of it)


mengumpulkan barang barang yang berhubungan dengan idola favorit kita merupakan hal yang harus kita lakukan sebagai fans. kita membeli CD mereka, menghadiri konser mereka, bahkan rela kerja keras dapetin duit buat support mereka. dan tentunya tidak berbeda dengan para SONE di seluruh dunia yang terus menerus mendukung SNSD. terlihat jelas saat CD pre-order mereka mendominasi chart dan tiket konser mereka terjual dalam hitungan menit. seiring popularitas SNSD bertambah hingga seluruh dunia, bertambah juga biaya yang harus dikumpulkan untuk membeli merchandise (official/unofficial).


mulanya, ada sedikit konten resmi untuk dibeli diluar CD itu sendiri. tapi seiring waktu berlalu dan gadis gadis itu menjadi salah satu Korea's top musical artist, jumlah merchandise yang ada mulai bertambah banyak sampai hari ini. macam nya juga beraneka ragam, seperti kalender (besar/kecil), mug, kipas, poster, photobook, dll. sekarang ini, poster-poster yang berbeda dapat ditemukan di hampir semua konsep album, dan bahkan ada poster yang berkaitan dengan iklan/CF.


ada juga Star Card dengan skala yang lebih kecil dari poster. meskipun satu pack Star Card harganya terjangkau, aspek yg dapat dikumpulkan dari kartu kartu itu membuatnya hampir tidak mungkin bagi seorang SONE puas dengan hanya satu pack.


mungkin yang paling mahal adalah edisi album yang berbeda. praktek standar sekarang adalah saat SNSD mengeluarkan single atau album baru, mereka keluar dengan edisi berbeda, masing masing memiliki bonus tersendiri. walaupun kita seneng mengoleksinya, bonus yang paling bikin frustasi adalah photocard yang acak, saat kita akhirnya kita membeli limited edition tanpa tau kartu apa didalamnya. beberapa kolektor sebenarnya membeli beberapa kopi dari limited edition album dengan harapan mereka bisa dapet photocard masing masing member. (gila kali ya, satu album limited edition aja naujubile mahal. gimana beli sembilan-_- belum tentu dapet photocard yang diinginkan juga -,-)


semua merchandise itu dapat dilihat dengan prespektif yang sederhana: we are officially supporting the girls. tapi sekarang banyak konten fanmade yang tersedia dan macamnya hampir sama dengan yang official. ini adalah dimana batas benar benar mulai menjadi buram dan pertanyaan pertanyaan etis mulai muncul. dari sudut pandang murni, kualitas barang fanmade sangat jarang bisa menyamai yang resmi.


pertanyaan serius tertentu muncul saat kita membicarakan barang fanmade dengan kualitas tinggi. sebagai fans, kita mencari foto dan fancam yang high quality yang diambil dari sumber tidak resmi dan fansite. sementara kita dengan gratis download foto dan video dari youtube, saat foto foto itu di print (video di burn ke CD), dan di jual untuk uang, sebuah batas telah dilewati dan berubah dari free fan service menjadi profit-seeking business.


tapi pertanyaan itu harus di tonjolkan: are we as fans being taken advantage of? sebagai fans, kita nggak bisa menghindari keinginan "I have to have this" saat produk baru diumumkan. kita mau mengoleksi sebanyak mungkin, tapi banyak SONE di seluruh dunia adalah pelajar yang belum punya uang sendiri. akhirnya mereka nabung untuk beli produk official dan unofficial.


yang sama pentingnya adalah pertanyaan iya atau tidak SNSD sendiri sedang dimanfaatkan. dari sudut pandang bisnis, hanya ada 2 cara bagi mereka memperoleh uang sekarang ini: with their music, and with their image. sampai hari mereka pensiun jadi penyanyi, 2 hal itu adalah roti dan mentega mereka. artinya, produk official atau unofficial mencoba memakai image mereka untuk menghasilkan keuntungan, kecuali tidak ada uang yang mengalir ke gadis gadis itu sendiri, tidak seperti produk official. sebagai salah satu Korea's top musical artists, saya yakin para member SNSD memiliki situasi keuangan yang nyaman dan tidak perlu uang dari produk unofficial. tapi bagaimana jika pasar tidak resmi menjadi cukup besar dan tidak lagi sekedar sebagian kecil dari 0,01% dari total uang yang dihasilkan dengan image mereka? jika keuntungan pasar tidak resmi cenderung bahkan berhasil mencapai 1% dari total keuntungan, itu sangat signifikan. pasar semacam ini tidak terlalu sulit untuk dibayangkan. laporan baru baru ini muncul tentang penjual barang unofficial mendapatkan $18,000 USD dan transaksi barang tentang idol Korea meledak hingga 167% pada tahun terakhir.


written at soshified by: michaelroni@soshified.com
Edited by: soshiluv9@soshified.com, residentbenchwarmer@soshified.com (via dkpopnews)

Beast Yoseob laments the cancelation of KBS2 TV "100 Points Out of 100"

variety show KBS2 TV 100 Points Out of 100 (atau Oh My School) kabarnya akan dihentikan oleh KBS. dan tanggal 18 Mei, Beast Yoseob berbagi tweet (?) setelah syuting episode terakhir acara tersebut:


“I was often caught off guard when I heard ‘100 points’ and ‘Hyangsuk-ah!’ while recording. Ki Kwang also came out on the show and kept me in check. The monkey makeup punishment was embarrassing too. I’m proud to have been nicknamed ‘the dance copier’ and I’ll remember the classroom being warm… I’m beginning to miss the last recording of ‘100 Points’ and the show itself. Thank you to everyone who had faith in me during my time on the show.”


Fans yang membaca tweet nya membalas:
“That’s too bad”
“Thank you for all your hard work”
“I miss you already, now that I won’t be seeing you [on the show].”


sementara itu, 100 Points Out of 100 nantinya akan digantikan oleh Immortal Song 2


Source: Money Today Star News via Nate News (via allkpop)  

who want to try Super Junior's Kimbab?

Super Junior Shindong tweeted:

“There’s something like this in Japan!!! Our faces are on it!! You can see them sold at Circle K convenience stores.”

orang orang mencatat bahwa label rasa di kimbab itu bukan "Yakiniku" melainkan "Bulgogi", kata bahasa Korea untuk daging sapi yang di asinkan.

Fans berkomentar:
“I want to eat it,”
“How did it taste? Was it good?”
“Wow! I wish we could buy these in Korea too,”
“I saw a poster of Super Junior at the convenience store and my heart skipped a beat.”

mudah mudahan di supermarket jepang di jakarta dijual.. pengen coba~~

Source + Photo: Newsen
(via allkpop)